Minggu, 28 September 2014

Berikan pendapat Anda mengenai apakah manusia sebagai makhluk yang bebas atau tidak ?tolong jelaskan dan beri contoh nya !



Nama saya Sahna Marsyaliana,NIM 705140097, 


Saya berpendapat bahwa manusia itu makhluk yang bebas pak, karena manusia sbg makhluk yang sempurna sehingga dia memiliki kehendak bebas (free will) yang tidak dimiliki oleh makhluk lainnya . Manusia bebas berkehendak dalam hal apapun bahkan dalam dunia, dan tuhan pun tidak  punya andil dalam mengontrol setiap kegiatan manusia Contohnya ketika seseorang ingin menjadi  sukses maka ia mempunyai kebebasan  atau free will dlm menentukan apa yg akan ia lakukan utk mencapai kesuksesan tsb dan dalam hal ini dia dapat sukses atau tdk berdasarkan atas kehendak dia sendiri dlm menjalankan hukum-hukum natural dari kesuksesan itu sendiri sehingga tuhan pun  tdk berperan dalam hal ini dan masih banyak lagi contoh-contohnya, ya intinya manusia itu makhluk yg bebas namun kebebasn manusia itu pun kadang ada batasnya. Ya sekian Pak pendapat dari saya. Terima kasih.
Pertemuan ke enam SILOGISME


Apakah Silogisme ?



Silogisme Adalah suatu simpulan dimana dari dua putusan disimpulkan untuk menjadi satu putusan yang baru. Pada prinsipnya jika premisnya itu benar, pasti kesimpulannya benar. Nah, ada dua macam silogisme nih yaitu silogisme kategoris dan silogisme hipotesis



Silogisme Kategoris 



Silogisme yang premis dan simpulannya adalah putusan kategoris ( pernyataan tanpa syarat ). 

Contohnya: 
Perbuatan yang tidak baik itu mengakibatkan dosa 
Mencuri adalah perbuatan yang tidak baik 
Karena itu, mencuri mengakibatkan dosa 


a) Silogisme Kategoris Tunggal --> Mempunyai 2 Premis terdiri atas 3 term S,P,M

1) M adalah S dlm premis mayor dan P dalam premis minor. 
misalnya :
M-P  Setiap ruangan memiliki lampu (Mayor) 
S-M  Kamar mandi adalah ruangan (Minor) 
S-P   Jadi, Kamar mandi memiliki lampu (Simpulan) 


2) M jadi P dalam premis mayor dan minor. 

Misalnya :
P-M  Lingkaran adalah bentuk bundar (Mayor)
S-M  Segitiga bukan bentuk bundar (Minor)
S-P  Segitiga bukan lingkaran (Simpulan) 


3) M menjadi S dalam premis mayor dan minor

Misalnya :
M-P  Mahasiswa itu orang dengan tugas belajar (Mayor)
M-S  Ada mahasiswa yang orang bodoh (Minor) 
S-P   Jadi, sebagian orang bodoh itu orang dengan tugas belajar (Simpulan)


4) M adalah P dalam premis mayor dan S dalam premis minor.

Misalnya :
P-M  Pensil itu alat tulis (Mayor) 
M-S  Semua alat tulis dapat digunakan untuk menulis (Minor) 
S-P   Jadi, sebagian yang dapat digunakan untuk menulis itu pensil (Simpulan) 

b) Silogisme Kategoris Majemuk --> Premis - premisnya sangat lengkap, lebih dari tiga premis.
Jenis - jenisnya :
- EPICHEREMA --> Silogisme yang salah satu/kedua premisnya disertai alasan. Misalnya:
Semua arloji bermutu adalah arloji mahal, karena sukar pembuatannya.
Arloji Mido itu adalah arloji baik, karena selalu tepat dan awet.
Jadi, arloji Mido adalah arloji mahal.


- ENTHYMEMA --> silogisme yg dalam penalarannya tidak mengemukakan semua premis secara eksplisit. Misalnya :

Jiwa manusia adalah rohani.
Jadi, tidak akan mati.


- POLISILOGISME --> dimana simpulan silogisme yang satu menjadi premis untuk silogisme yang lainnya. Misalnya :

Seseorang yang menginginkan lebih dari yg dimiliki, merasa tidak puas.
Seseorang yang rakus adalah seseorang yg menginginkan lebih dari yang dimiliki.
Jadi, seseorang yang rakus merasa tidak puas.


- SORITES --> premisnya lebih dari dua. Misalnya :

Orang yang tidak mengendalikan keinginannya, menginginkan seribu satu barang.
Orang yang menginginkan seribu satu barang, banyak sekali kebutuhannya. 
Orang yang banyak sekali kebutuhannya, tidak tenteram hatinya. 
Jadi, orang yang tidak mengendalikan keinginannya, tidak tenteram hatinya.


Hukum Silogisme kategoris 

- Silogisme tidak boleh mengandung lebih dari tiga term.
- M tidak boleh masuk dalam kesimpulan.
- Term S dan P dlm simpulan tidak boleh lebih luas dari premis - premisnya. 


Nah, begitulah materi yang sekiranya saya dapatkan pada pertemuan kelima. Kiranya, penjelasan diatas dapat membantu teman - teman sekalian jika ada sesuatu yang belum kalian pahami.





Sumber: 

Slide Powerpoint KBK filsafat 

Rabu, 24 September 2014

Pertemuan kelima -Kesesatan(22 September 2014)

Nah pada pertemuan kelima saya akan membahas kesesatan (Fallacia) mari kita simak ya !

Kesesatan ( Fallacia) adalah kesalahan pemikiran dalam logika ,bukan kesalahan fakta tetapi kesalahan atas kesimpulan karena penalaran yang tidak sehat.


Klasifikasi : Kesesatan formal dan kesesatan informal


Kesesatan formal : kesesatan yang dilakukan karena bentuk (forma) penalaran yang tidak tepat atau tidak sahih. Kesesatan ini terjadi karena pelanggaran terhadap prinsip-prinsip logika mengenai term dan proposisi dalam suatu argumen

  Kesesatan informal : Menyangkut kesesatan dalam bahasa, misalnya kesesatan diksi.

1. Penempatan kata depan yang keliru
  contoh: Antara hewan dan manusia memilki perbedaan
  -> Kata antara seharusnya dihilangkan

2. Mengacau posisi subjek ayau predikat
   contoh: karena tidak mengerjakan PR, guru menghukum anak itu
   -> menimbulkan kesalahpahaman bahwa guru
yang tidak mengerjakan PR

3. Ungkapan yang keliru
   contoh: pencuri kawakan itu berhasil diringkus polisi minggu lalu
F
4. Amfiboli (sesat karena struktur kalimat bercabang)
   contoh: Dijual kursi bayi tanpa lengan
   -> Dapat berarti dijual kursi untuk bayi yang tidak berlengan, dapat juga berarti Dijual sebuah kursi tanpa dudukan lengan khusus untuk bayi.

5.Kesesatan aksen/ prosodi (sesat karena 
penekanannya yang salah dalam pembicaraan)
  contoh: Ada aturan 'tidak boleh mengganggu anak tetangga' Nah pak budi bukan anak tetangga anda, 
maka anda boleh mengganggu anaknya

6. Kesesatan aksiden : yang aksiden dikacaukan dengan hal yang hakiki
   contoh: Sawo matang adalah warna. Orang indonesia itu sawo matang, maka orang indonesia adalah warna.

7. Kesesatan karena alasan yang salah (konklusi ditarik dari premis yang tidak relevan)

Kesesatan Presumsi

1. Generalisasi tergesa-gesa, contoh: orang Padang pandai memasak
2. Non Sequitor (belum tentu), contoh: Memang saya tidak lulus karena beberapa hari yang lalu saya berdebat dengan dosen tersebut

3. Analogi Palsu, contoh : Masuk universitas adalah 
seperti menerima pekerjaan. Tugasmu adalah membuat senang si pemberi pekerjaan.
4. Penalaran melingkar (petitio principii) , contoh: saya haus karena saya minum, saya minum karena saya haus.
5. Deduksi cacat, contoh: Barangsiapa yang sering menyumbang, maka dia pasti orang baik. Ali pasti orang baik.
6. Pikiran simplistis, contoh: Karena ia tidak beragama, maka ia pasti tidak bermoral

Menghindari persoalan

1. Argumentum ad hominem, contoh: Jangan 
percaya omongannya karena ia hanya lulusan SD
2. Argumentum ad populum, contoh:  Semua orang yang saya kenal bersikap pro Presiden. Maka saya juga tidak akan mengkritik presiden
3. Argumentum ad misericordiam, contoh:  Pencuri motor yang beralasan bahwa ia miskin dan tidak bisa membeli sandang dan pangan
4. Argumentum ad auctoritatem, contoh: Apa yang dikatakan dokter itu pasti benar.
5. Argumentum ad ignorantiam, contoh: Seorang pejabat berbuat dermawan; sudah pasti dia tidak tulus atau mencari muka
6. Argumen untuk keuntungan seseorang, contoh: Seorang pengusaha berjanji mau membiayai kuliah, bila mahasiswi itu mau dijadikan isteri
7. Non causa pro causa, contoh: Seorang pemuda setelah diketahui baru putus cinta dengan pacarnya, esoknya sakit. Tetangganya menyimpulkan bahwa 
sang pemuda sakit karena baru putus cinta.

Kesesatan Retoris

1.Eufimisme/disfemisme
2. Penjelasan retorik
3. Stereotipe
4. Innuendo
5. Loading question
6. Weaseler
7. Downplay
8. Lelucon/sindiran
9. Hiperbola
10. Pengandaian
11. Dilema semu

Sumber : power Point http://id.wikipedia.org/wiki/kesesatan 

Senin, 22 September 2014

Introduction of Our Group 

Hai perkenalkan kami dari kelompok BIPOLAR :) BIPOLAR itu berarti mempunyai mood yang berubah-ubah yaa seperti kita-kita ini deh hehe..
Kita beranggotakan 7 orang, tetapi 1 orang belum pernah hadir di perkuliahan blok filsafat ini.. Yuk kita berkenalan yang pertama ada ketua kelompok kita
 Dicka -> dickap.blogspot.com
 Lukas Juliano -> eljeyzee.blogspot.com
 Rafael -> rafaelgrady.blogspot.com
 Pingkan Putri -> pingkanputrioctaviani.blogspot.com
 Saras Tiara -> sarasfilsafat.blogspot.com
 Veronica Tanur -> veronicatannur.blogspot.com
MarceliaLaurienia-> marcelialaurienia96.blogspot.com
 Yang terakhir adalah saya ^^ silakan lihat diprofile saya 
Okeee sekian ya perkenalan dari grup kami mohon maaf bila ada kesalahan dalam pengetikan dalam blog ini :)
 Di minta ya visit dan comment Dari kalian semua thank you !



Ini adalah post foto Kita bersama dengan Pak Dosen Filsafat Kita Bapak Caroles dan Kaka ASDOS kita ka Fio ^^


                                             






Minggu, 21 September 2014

Pertemuan keempat Logika &Critical Thinking Sesi 3&4 ( 19 September 2014)


Ini adalah sesi ke tiga dan empat 

Logika adalah cabang filsafat yang mempelajari , menyusun, dan membahas asas-asas atau aturan formal serta kriteria yang sahih bagi penalaran dan penyimpulan untuk mencapai kebenaran yang dapat dipertanggungjawabkan secara rasional. 

kita dapat dikatakan berpikir secara logika kalo kita berpikir yang lurus atau tepat.

Obyek logika : 
1. Obyek material yaitu logika adalag manusia itu sendiri
2. Obyek formal yaitu logika adalah kegiatan akal budi untuk melakukan penalaran yang tepat.

Istilab logika pertama kali digunakan oleh Zeno dengan aliran stoisisme, filsuf yang pertama kali menggunakan logika adalah Aristoteles

2 Macam logika : 

1. Logika kodrati : suatu suasana saat akal budi bekerja menurut hukum logika spontan
2. Logika ilmiah : berusaha mempertajam akal budi manusia agar dapat bekerja lebih telitj atau tepat sehingga kesesatan dapat dihindari.

Ada logika formal yang berarti logika yang bicara tentang kebenaran bentuk. Sebuah argumen bila diakatakn mempunyai kebeneran bentuk konklusinya kita tarik secara logis dari premis atau titik pangkalnya dengan menagabaikan isi kandung dalam argumentasi tersebut.
Contoh
Semua pegawai negri adalah penerima gaji
Semua pegawai swasta adalah penerima gaji
Jadi, pegawaj negeri adalah pegawai swasta

Kemudia kalo logika material adalah logika yang membahas tentang kebenaran isi tsb. Dalam Logika material dapat juga disebut logika mayor.
Contoh
Semua manusia memiliki kaki
Budi memiliki kaki
Jadi,Budi adalah manusia

Jika kita sesuaikan dengan kenyataan , bentuk dari isi pernyataan yang membentuk argumen tsb adalah benar
Namun secara formal bentuknya tida ada kesahihan.

Critical Thinking

Pengertian dar berpikir kritis adalab merasionalisasikan kehidupan manusia secara hati-hati mengamati atau memeriksa proses berpikir sbg dasar untuk mengklarifikasi dan memperbaiki pemahaman kita tentang sesuatu. (Chaffe 1990)

Ciri-ciri berpikir Kritis antara lain;
1. Rasional, reasonable, reflektif
2. Melibatkan skepticism yang sehat dan konstruktif
3. Otonomi
4. Kreatif
5. Adil
6. Dapat dipercaya  dan dilakukan

Lima model berpikirn kritis:
T : Total Recall
H : Habits
I : Inquiry
N : New Idea and Kreatif
K : Knowing how you think

Oke sekian rangkuman sesi ke 3 dan 4 saya pada pembahasan LOGIKA & Critical Thinking , semoga bermanfaat bagi kalian yang membacanya terimakasih sudah mengunjungi blog saya 😊

sumber : Power Point
Pertemuan keempat -Subyektivisme &Obyektivisme Sesi 1&2 (19 September 2014

Haaah jumat kemaren itu jumat yang melelahkan karena jam kuliah nya dijadikan 4 sesi, nah mungkin saya ringkasan nya secukup nya saja ya karena banyak bgt gtu dan udh pusing dluan , oke mari kita simak ringkasanku!

Subyektivitas

adalah pengetahuan dipahami sebagai keyakinan yang dianut oleh individu. Ini adalah pendukung dari pandangan subyektivitas :
1. Aristoteles, Plato dan Rene Descartes
2. Kaum solipsisme
3. Kaum realisme epistomologis
4. Kaum idealisme epistomologis

Kemudian juga ada beberapa ciri-ciri dari pendekatan subyektivitas :

1. Menggagasb pengetahuan sebagai suatu keadaan mental yang khusus
2. Pengalaman Subjektiv sebagai titik tolak pengetahuan dari instuisi diri sendiri
3. Prinsip subjektif tentang alasan cukup karena pengalaman bersifat personal

Rene Descartea berkata berpikir tidak hanya penalaran tetapi melihat, mendengar, merasa, dan seluruh kegiatan sadar lainnya yang masuk dalam kegiatan berpikirnya.

Rene descartes menolak skeptisme yang membawanya justru ke arah subyektivisme. Skeptisme yang meragukan kemungkinan bahwa manusia bisa dapat mengetahui sesuatu dikarenakan tidak adanya bukti yang cukup agar manusia mengetahui sesuatu . Rene Descartes mengungkapkan rasio/pikiran ialah satu-satunya sumber dan jaminan kebenaran pengetahuan.


Kesadaran akan diri sendiri bukan suatu instuisi langsung tentang diri dalam gagasan yang terpilah sebagaimana yang dipahami Rene Descartes. Kesadaran akan diri sendiri juga merupakan hasil dari suatu proses bertahap melalui pengalaman pergaulatan dengan dunia luar.


Obyektivisme

Merupakan pandangan bahwa obyek yang kita persepsikan melalui perantara indera kita itu ada dan bebas dari kesadaran manusia. Pandangan ini dekat dengan positivisme dan empirisme.
Pendukung pandangan ini adalah :
Popper, Latatos, dan Marx

Ada 3 pandang dasar obyektivisme :

1. Kebenaran itu independen terlepas dari subjek.
2. Kebenaran itu datang dari faktual
3. Kebenaran hanya dapaf didasari oleh pengalaman inderawi

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar mempunyai kebenaran kesaksian inderawi :

1. Obyek harus sesuai dengan jenis indera
2. Organ indera harus normal dan sehat
3. Karena ditangkap oleh medium maka medium harus ada

Ada obyek umum atau data yang ditabgkap oleh lebih dari 1 indera dan juga ada obyek khusus atau data yang ditangkap hanya 1 indera.


Konfirmasi

Konfirmasi berhubungan dengan ilmu pengetahuan maka fungsi nya sebagai ilmu adalah Menjelaskan, menegaskan, dan memperkuat apa yang di dapat dari kenayataan /fakta. Ada 2 aspek konfirmasi yaitu kualitatif dan kuantitatif.
Konfirmasi untuk mencari hubungan yang normatif antara hipotesis yang sudah diambil dengan fakta-fakta.

3 jenis konfirmasi

1. Decision theory
2. Estimation theory
3. Reliability theory

Inferensi

Yaitu sebagai penarikan konkluksi dari satu atau lebih proposisi (keputusan). Penyimpulan dapat berupa mengakui atau memungkiri suatu kesatuan antara 2 pernyataan.

Proses penarikan konkluksi dapat dilakukan melalui 2 cara yaitu cara induktif dan deduktif.

Penarikan inferensi deduktif ada 2 inferensi langsung dan tidak langsung.
Yang dimaksud dengan inferensi langsung ialah penarikan kesimpulan hanya dari sebuah premis tetapi inferensi tidak 
langsung itu penarikan kesimpulan dari 2 premis.

Ada predikat konklusi disebut juga term mayor ada juga subyek konklusi disebut juga term minor.


Konstruksi Teori


Teori ini dirumuskan, dikembangakan , dievaluasi menurutbmetode ilmiah. Arti dari teori sendiri memiliki 2 kutub yaitu teori sebagai hukum eksperimental dan teori sebagai hukum uang berkualitas normal seperti teori relativitas Einstein.


Kelompok perkembanagn ilmu pengetahuan :

1. Animisme
2. Ilmu empiris
3. Ilmu teoritis

Model konstruksi teori :

1. Model korespodensi
2. Model korehensi
3. Model pragmatis

3 aliran  konstruksi teori:

1. Reduksionalisme
2. Instrumentalisme
3. Realisme



Sumber Power Point

Sabtu, 20 September 2014

Pertemuan ketiga- Epistemologi ( 18 September 2014)



Di pertemuan ketiga ini , saya belajar dari dua sesi yang sesi pertama mengenai salah satu cabang filsafat Epistemologi dan sesi kedua mengenai Kebenaran.

Yang pertama saya akan membahas tentang Epistemologi yang berarti cabang Filsafat berkaitan erat dengan asal, sifat, karakteristik ,dan jenis pengetahuan. 

Dari beberapa metode ada metode yang dapat digunakan dalam memiliki ilmu, melalui akal budi atau disebut metode rasionalisme dan pancaindera, kedua metode empiris, dan metode fenomenalisme. Kemudian bisa juga digunakan dengan metode kelima ini yaitu metode induktif, metode deduktif, metode positivisme, metode dialektis, dan metode kontemplatis.

1. Metode Empirisme yaitu suatu cara atau metode dalam filsafat yang mendasarkan cara memperoleh pengetahuan melalui pengalaman. Tokoh dari metode ini ialah John Locke ia yg mengemukakan teori "Tabula Rasa".

2. Metode Rasionalisme yaitu suatu cara atau merode dalam memperoleh sumber pengetahuan yang berlandaskan pada akal. Tokohnya dari metode Rasionalisme adalah Rene Descartes. Ia membuat kata-kata yang bagus sekali menurut saya dan sangat terkenal yaitu cogito ergo sum yang berarti 
saya berpikir maka saya ada.

3. Metode Fenomenalisme yaitu suatu cara atau metode dalam memperoleh suatu ilmu pengetahuan berdasarkan pengalaman dalam dirinya sendiri atau bisa dengan gejala -gejala . Tokoh dari metode ini ialah Imannual Kant. Ia yang membenarkan dari kedua teori tersebut.


Selanjutnya ada 3 sifat dari Epistomologi :
1. Secara Kritis yaitu mempertanyakan cara kerja, pendekatan, kesimpulan yang ditarik dalam kegiatan kognitif manusia
2. Secara normatif yaitu menentukan tolak ukur atau norma
3. Secara evaluatif yaitu berdasarkan keyakinan dan dapat dipertanggubg jawabkan dari pendapat suatu
 teori dan dijamin kebenaran nya secara logis dan akurat.

Ada 5 teori kebenaran salam ilmu pengetahuan :
1. Korespondensi (sifat nya subyektif)
2. Koherensi (adanya kesesuaian)
3. Pragmatik (ada kegunaannya)
4. Konsesnsus (adanya kesepakatan bersama)
5. Semantik ( tentang arti suatu kata)

Di sesi kedua, saya mempelajari tentang Kebenaran .
Kebenaran itu bersifat sebagai ilmu pengetahuan yang disebut sebagai kebenaran epistomologis. Aletheia adalah kata yunani yang berarti kebenaran.

Menurut kaum Positivisme Logis kebenaran dibedakan menjadi dua yaitj ada kebenaran faktual (bersifat nisbi) dan kebenaran nalar (bersifat mutlak dan tidak niscaya).

Menurut Thomas Aquinas ada kebenaran Ontologis atau kebenaran yang ada dalam kenyataan dan kebenaran logis atau kebenaran yang ada dalam akal budi manusia.




Sumber : power point 


Pertemuan kedua- Pecabangan Filsafat (16 September 2014)



Pada pertemuan blok kedua tentang pencabangan filsafat saya mempelajari secara umum cabang filsafat yaitu yang pertama Epistemologi( Filsafat Ilmu Pengetahuan), kedua Metafisika, ketiga Logika( Ilmu berpikir kritis), keempat Etika(Filsafat tingkah laku), kelima Estetika(Filsafat Keindahan), keenam Aksiologi (Filsafat Nilai) dan terakhir Filsafat khusus berbagai disiplin ilmu( Filsafat Pendidikan)

Tetapi yang saya pelajari pada pertemuan blok kedua ini hanya 2 yaitu cabang Metafisika dan Aksiologi. Metafisika adalah pembahasan komperhensif mengenai sesuatu yang sudah ada. Metafisika terbagi lagi menjadi 2 yaitu Metafisika Umum dan Metafisika Khusus. 

Yang termasuk Metafisika Umum yaitu Ontologi yang berarti membahas segala sesuatu yang ada secara menyeluruh dengan cara memisahkan eksistensi dari penampilanya. Ada 3 teori Ontologi yaitu
 1. Idealisme : ada sesungguhnya berada di dunia ide 
2. Materialisme : menolak hal yang tidak terlihat 
3. Dualisme : materi secara fisis dan mental (tidak kelihatan secara fisis). 

Yang kedua Metafisika (Teologi Metafisik )
  • Kosmologi: ilmu tentang alam
Kemudian Aksiologi membahas tentang cabang Filsafat dengan kegunaan dari ilmu pengetahuan itu sendiri. Dalam Aksiologi banyak membahas tentang nilai-nilai, dan membedakan fakta. Nilai banyak macam nya, yaitu ada nilai ekonomi, nilai estetika, dan nilai moral.




Sumber : Power Point

Senin, 15 September 2014


Pertemuan Pertama - Pengantar dan Definisi Filsafat ( 15 September 2014


Pertemuan Pertama - Pengantar dan Definisi Filsafat (15 September 2014)







Kesan saya setelah mendengarkan apa yg sudah dosen Mikha kemarin jelas kan pada tanggal september 2014 mengenai pengertian dan definisi dari filsafat, saya mengerti bahwa ilmu filsafat itu adalah ilmu yang mempelajari bagaimana kita mencintai kebijaksanaan dari pengetahuan yg ada. 
Saya juga baru tahu etimologi filsafat itu dari bahasa yunani, kemudian saya juga dpt memahami dr definisi-definisi yang dikemukakan oleh para filsuf dari pra sokratik, Plato dan juga Aristoteles. 




Saya juga belajar mengenai asal mula dari ilmu filsafat , 4 hal yg melahirkan filsafat, sifat dasar filsafat, peranan filsafat dan kegunaan filsafat. Setelah itu kami diberikan tugas untuk membuat mindmap sejarah filsafat tujuan nya untuk membantu kami lbh memahami dan lebih mudah untuk menghafal dr sejarah filsafat. Semenjak itu saya paham dari sejarah dan pengantar filsafat.






Sumber picture : emilysquotes.com/never-discourage-anyone-who-continually-makes-progress-no-matter-how-slow/